RSS

24 Apr

Gerimis mempercepatk elam. Ada juga kelepak elang menyinggung muram, desir hari lari berenang menemu bujuk pangkal akanan. Tidak bergerak dan kini tanah dan air tidur hilang omabak.

Dikutip dari puisi Senja Di Pelabuhan Kecil buah karya Chairil Anwar, 1946.

View on Path

 
Leave a comment

Posted by on April 24, 2015 in Uncategorized

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
Wade Books

Turn the Tide

#timpakul

[restart]

RINTIHAN PAGI BISIKAN SENJA

pada segalamu, cinta tak kutakar lagi.

LINIMASA

karena internet butuh lebih banyak hati

rindut.com

Just a mark left after a small piece has been chopped.

Opera Aksara

Kata adalah pengendali realita

— h u r u f k e c i l

"Saya menulis karena sering diserang perasaan ingin berada di sini, di sana, dan di mana-mana sekaligus." — M Aan Mansyur

The_amink

And the story continue.......

%d bloggers like this: